Kemenkeu Lelang 169 Unit Mobil Hasil Sitaan, Tak Layak Jadi Mobil Dinas

Kemenkeu Lelang 169 Unit Mobil Hasil Sitaan, Tak Layak Jadi Mobil Dinas

IBID / 18 November 2019 / 50 / Seputar iBID

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan melelang sebanyak 169 unit Subaru. Ratusan mobil dari pabrikan asal Jepang ini, merupakan hasil sitaan, karena agen pemegang merek (APM) Subaru di Indonesia tidak membayar bea masuk kendaraan tersebut.

Dijelaskan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Rachmatawarta, ratusan mobil ini tidak dijadikan mobil dinas, karena kondisinya yang kurang layak digunakan oleh lembaga pemerintahan.

"Jika perawatannya mudah, murah, itu mungkin telah ditetapkan sebagai kendaraan dinas (enggak harus dilelang)," ujarnya.

Sementara itu, dari 169 mobil yang dilelang tersebut, terdapat model Subaru XV, Subaru BRZ, Subaru Exiga, Subaru Forester, Subaru Legacy, Subaru Impreza, Subaru Outback dan Subaru WRX.

Dengan melihat model yang ada, dan mempertimbangkan biaya perawatan, membuat mobil ini tidak dilirik menjadi mobil dinas pemerintahan. "Enggak ada manfaatnya kita tetapkan Subaru sebagai kendaraan dinas. Lagipula jika dilihat kepantasan, kayaknya kurang pantas di jalan pakai mobil Subaru," dia menambahkan.

Lelang ratusan mobil Subaru ini terbuka untuk publik, dan dilakukan dengan batas harga yang lebih terjangkau hingga barang terjual.

Subaru XV dibuka dengan harga awal di angka Rp 90 juta hingga Rp 131 juta dengan uang jaminan antara Rp 27 sampai Rp 40 juta. Untuk Subaru Exiga dibuka mulai harga Rp 90 juta dengan uang jaminan sebesar Rp 27 juta.

Lelang sendiri memang menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mencari mobil dengan kualitas yang baik, namun dengan harga jual yang lebih kompetitif dibandingkan pembelian mobil bekas secara umum. Bahkan, di IBID Balai Lelang Serasi, mengikuti lelang bisa tanpa ribet alias secara online, dan tidak harus repot-repot datang ke lokasi lelang.

Dengan fitur IBID Live Auction, calon konsumen bisa melakukan bidding atau menawar mobil secara real time dengan calon konsumen lain yang datang ke lokasi lelang.


39

Kirim Artikelnya

Artikel Terkait