Waspada, Begini Tips Menghindari Penipuan Lelang Mobil

Waspada, Begini Tips Menghindari Penipuan Lelang Mobil

IBID / 18 October 2019 / 50 / Seputar iBID

Melakukan pembelian mobil secara lelang memang bisa menjadi salah satu alternatif yang menarik. Pasalnya, dengan mengikuti lelang mobil, harga yang ditawarkan pastinya akan lebih murah, dan jika beruntung bisa mendapatkan kendaraan dengan kualitas yang jauh lebih baik dibanding melakukan pembelian di showroom atau dealer.

Namun, bagi yang berminat mengikuti lelang mobil, harus waspada terkait penipuan lelang mobil yang kini marak tersebar di berbagai media sosial, seperti whatsapp, facebook, instagram, dan sebagainya. Nah, untuk menghindari penipuan lelang mobil, ada beberapa tips yang bisa dilakukan:

1) Kenali Akun Sumber Informasi Lelang

Bagi yang berminat ikut lelang, sebaiknya kenali terlebih dahulu sumber lelang, baik atas nama perorangan atau instasi. Ada baiknya, pilih balai lelang yang sudah terpercaya, seperti IBID Balai Lelang Serasi.

Biasanya, perusahaan yang menawarkan lelang, terdapat informasi yang sangat detail, baik kondisi kendaraan, jadwal lelang, persyaratan lelang, dan sebagainya secara transparan.

2) Teliti Barang yang Dilelang

Bagi yang berniat mengikuti lelang, sebaiknya teliti kondisi mobilnya. Memang,  barang yang akan dilelang merupakan tanggung jawab Penjual (pihak yang berwenang untuk menjual barang secara lelang) dan setiap calon pembeli lelang mempunyai hak untuk melihat barang yang akan dilelang pada waktu yang telah diinformasikan dalam Pengumuman Lelang. 

Sehingga cara paling mudah untuk mengkonfirmasi informasi lelang adalah dengan membaca pengumuman lelang secara lengkap, dimana di dalamnya memuat identitas penjual, barang yang akan dijual lelang, tempat dan waktu lelang hingga informasi-informasi lain yang diperlukan. 

Jika masih ragu dengan barangnya, Anda berhak untuk melihat kondisi barang yang akan dilelang secara langsung dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak Penjual. Perhatikan juga legalitas barang yang ditawarkan, sehingga dapat meminimalisir potensi sengketa/konflik paska lelang.

3) Jangan Tergiur Harga Murah

Biasanya, kondisi ini paling banyak terjadi bagi peserta lelang, karena tidak bisa dipungkiri tawaran harga yang sangat murah masih sangat menggiurkan. Namun,  harga lelang tidak selalu murah, tapi sesuai dengan kondisi pasar yang ada. 

Berlakunya ilmu ekonomi, dimana permintaan meningkat maka harga akan naik. Justru kalau ada yang menawarkan barang lelang dengan harga sangat murah dan jauh dari harga pasar, sangat layak untuk dicurigai.

Carilah informasi harga mobil yang Anda incar di pasaran sehingga bisa jadi patokan saat melakukan penawaran. Dengan begitu, Anda tidak membeli mobil lelang dengan harga yang lebih mahal ketimbang harga pasaran.

4)  Teliti Rekening Tujuan Sebelum Mentransfer Dana

Salah satu modus lelang yang mudah diidentifikasi adalah penggunaan rekening atas nama perorangan. Berdasarkan ketentuan, KPKNL diwajibkan menggunakan rekening atas nama instansi.

Biasanya, lelang juga hanya mewajibkan mentransfer dana sebagai uang jaminan, dan pelunasan dilakukan setelah peserta memang sudah menang lelang. Jadi, jika ada oknum yang meminta melakukan transfer pelunasan sebelum lelang berlangsung, peserta harus hati-hati karena kemungkinan besar itu adalah penipuan.

5) Pahami Prosedur Lelang

Terakhir, sangat penting bagi peserta lelang untuk memahami prosedur lelang. Biasanya, hal informasi tersebut bisa didapatkan di internet, atau jika perusahaan lelang yang memang terpercaya, sudah pasti mencantumkan prosedur dan persyaratan lelang di website resminya, seperti yang dilakukan IBID Balai Lelang Serasi.

Yuk cari mobil bekas dia lelang di IBID, tidak harus datang ke lokasi lelang namun kini ikut lelang bisa dari mana saja dengan fitur Live Auction cukup melalui website atau aplikasi yang bisa di download di playstore, download aplikasi IBID sekarang.


118

Kirim Artikelnya

Artikel Terkait